Selasa, Desember 06, 2016

PART 1




Jujur aja aku baru mendengar sebuah nama pulau di Probolinggo, Jawa Timur yang "katanya" memiliki keindahan bawah laut sangat indah yang tak kalah dengan Gili Trawangan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Yap nama pulau itu adalah Gili Ketapang. Lokasi nya tak jauh dari pusat kota Probolinggo yakni berada di sebelah timur laut kota Probolinggo. Pulau ini masih belum terlalu tereksploitasi, jadi belum banyak pula wisatawan yang datang kesini.


pantai mayangan Bee Jay Bakau Resort



Jadi kali ini aku akan melakukan trip ke Gili Ketapang dan juga Bee Jay Bakau Resort bareng 4 temen cewek (strong women hehe) dan 2 cowok  kampus ku. Bee Jay Bakau Resort juga merupakan sebuah wisata yang terbilang baru di kota Probolinggo. Bee Jay Bakau Resort memiliki keunikan tersendiri yakni hutan bakau seluas 5 hektar yang dikelola secara bagus. Awal nya tempat ini adalah tempat yang sangat kumuh, namun kemudian ada inovasi dari pemuda - pemuda untuk menyulap tempat ini menjadi tempat yang indah. Bee Jay Bakau resort mungkin lebih dikenal oleh para wisatawan. Lokasi nya juga cukup dekat dari pusat kota Probolinggo.


Perjalanan kami mulai dari kota Malang jam 07.00 dan sampai di pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo jam 09.30. Setelah sampai di pelabuhan Tanjung Tembaga kami langsung ditemui temen ku yang merupakan orang asli Gili Ketapang, nama nya mas Akbar. Tanpa buang waktu lama kami langsung menaiki perahu motor milik warga setempat. Perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Tembaga menuju Gili Ketapang ditempuh sekitar 30 menit. Walaupun waktu yang ditempuh tidak terlalu lama , namun hempasan ombak sudah membuat aku merasa mual karena perahu yang aku tumpangi hanya perahu motor yang tak terlalu besar. 








perahu di dekat Gili Ketapang



 Setelah 30 menit terombang-ambing di laut, akhirnya kami sampai juga di Gili Ketapang. Tanpa buang-buang waktu, kami pun langsung ganti pakaian dan bersiap-siap karna kami akan Snorkling hehe. 

Dan BOOOOOMMMMM...... bawah laut Gili Ketapang memang sangat indah. Terumbu-terumbu karang disini masih sangat bagus dan juga ikan-ikan sangat banyak. Well, tidak rugi memang jauh-jauh kesini karna kami disuguhi pemandangan yang sangat indah. 











Well, setelah puas snorkling kami langsung bersih-bersih diri di rumah mas Akbar dan beruntungnya kami juga ditawari makan gratis di rumah mas Akbar hehe. Karena tenaga banyak terkuras ketika snorkling dan juga perut sudah sangat keroncongan, tanpa menolak kami menerima tawaran itu hehe :D

mas Akbar menghidangkan hasil tangkapan laut yang masih segar yaitu cumi dan ikan laut. Karena perut kami yang sudah sangat keroncongan, kami langsung menghajar makan dihidangakan hehe :D. Dan benar dugaanku rasa cumi dan ikan nya sangat enak sekali karena mungkin masih sangat segar.


rumah mas Akbar





Setelah puas makan, kemudian kami menuju ujung paling barat dari Gili Ketapang sembari menunggu dijemput oleh perahu motor untuk kembali ke Pelabuhan Tanjung Tembaga. Waktu pun kami manfaat kan dengan mengabadikan momen karena disini juga merupakan tempat favorit wisatawan untuk mengabadikan momen. Pasir putih yang panjang membuat suasana mengabadikan momen menjadi sangat indah.














Yap tempat ini menjadi akhir dari perjalanan kami ke Gili Ketapang. Singkat terasa berada di pulau ini karena tertipu oleh keindahannya yang membuat waktu berjalan menjadi tak terasa. Sekian catatan perjalanan ke Gili Ketapang ini :D


LANJUT PART 2 YAAAAA 



NOTE :


Buat kalian yang mau trip ke Gili Ketapang hanya 100rb silahkan hubungi 
Contact : Whatsapp / Line 082233680373

Wisata Baru di Probolinggo

Read More

Kamis, Oktober 22, 2015


Sengkaling Food Festival (SFF) is a new tourist icon in Malang, which was built in the Recreation Park Sengkaling (TRS). The concept of merging with the Culinary Recreation Park, supported the setting Site Plan, Building Design, Structuring Outlet and Lighting Systems are qualified so as to give the impression of sensational unforgettable.
SFF occupies an area of ​​3 hectares in front of the TRS, the location is strategically located on the highway between Malang - Rock, close to several famous universities, among others; Malang Muhammadiyah University, Islamic University of Malang, UB and UIN Maulana Malik Ibrahim. Powered by SFF parking areas are very spacious, with good parking management system, able to accommodate hundreds of vehicles, which is expected to provide a sense of security and comfort for visitors SFF.
As the largest culinary center in East Java, SFF provide hundreds of tenants serving a variety of quality menu at a price that is affordable for all walks of life, from families and students, students and tourists. Besides the culinary, SFF also provides tenants who sell food / beverage typical of Malang that can be used by the - by, and there are boutiques selling designer clothes and quality. SFF is very appropriate as a place to hang out, meeting point, kongkow and gathered with family, friends or colleagues.
SFF is open daily from 16.00 s/d 23:00 WIB, except Saturdays and Sundays SFF open from 12.00 s/d 23:00 WIB. Soft Opening SFF was held on July 15, 2014, the interest of the public / visitors with the opening of SFF very nice unexpected from the business, although still in the Soft Opening. SFF Grand Opening is planned in the month of August-September 2014 and will be celebrated by a famous artist from the capital.

Sengkaling Food Festival

Read More